SIAPAKAH YANG LEBIH BURUK DARI IBLIS
Pada suatu hari, iblis mendatangi fir'aun, yang tengah duduk-duduk bersama. Tiba-tiba Fir'aun bertanya kepada iblis.
Fir'aun: "Hai iblis!!! Adakah makhluk yang lebih buruk dari kita?"
Iblis: "Ada."
firaun: "Benarkah...? siapa itu??"
Iblis pun menceritakan kisahnya.
Iblis: "Aku punya teman dari bani adam. Dia akan melakukan semua yang aku perintah. Aku suruh mabuk, dia mabuk. Aku suruh dia zina, dia ikut. Aku suruh menyembah selain Allah, diapun patuh. Segala yang aku perintah pasti dia lakukan. Sampai seatu ketika, karena kepatuhannya, aku bertanya kepadanya..."
Iblis: "Wahai temanku! Katakan apa yang kau inginkan, pasti akan kuberi."
Fulan: "Benarkah! Apa kau serius? Apapun yang kuminta?
Iblis: "Iya, apapun itu. " ( Jawab iblis singkat)
Fulan: "Baiklah! aku hanya meminta satu hal. Aku mempunyai tetangga yang mempunyai seekor sapi yang besar dan bagus. Dia sangat sombong, menunjukkan sapinya kepada semua orang."
Iblis: "Lalu, apa maumu?"
Fulan: "Aku ingin sapi itu mati."
( Iblis pun terkejut dengan perkataan orang itu. Hingga memberi penawaran lain)
Iblis: "Daripada membunuh sapi itu, bagaimana jika aku berikan kau 70 ekor sapi yang lebih bagus??"
Fulan: "Walaupun kau beri aku sapi 700 ekor, aku tetap memilih sapi itu mati."
(Iblispun mengakhiri ceritanya)
___
Begitulah, kalau hati sudah dipenuhi dengan sifat hasud/iri. Dia tidak bakal rela orang lain mendapatkan suatu kenikmatan. Ternyata masih ada orang yang lebih buruk dari pada firaun dan iblis. Maka dari itu jangan sampai di hati kita ada setitik dari sifat hasud/iri.
📚Sumber: Ceramah Habib Umar bin Hafidz
mdhn ada manfaat dan barokahnya