Madrasah Tahfizul Qur‟an Darussalam Martapura adalah madrasah dengan pendidikan khusus Tahfizul Qur‟an yakni wadah untuk belajar menghafal Al-Qur'an berikut segala ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan Al-Qur‟an. Materi pelajaran adalah sama seperti pada PP. Darussalam Martapura namun ditambah Tahfiz atau menghafal Al-Qur'an dan Ilmu AlQur'an.
Adapun yang melatarbelakangi berdirinya PP. Darussalam Tahfizul Qur'an Martapura ini yakni perlu mempersiapkan generasi Tahfiz khususnya di PP. Darussalam sebagai penerus kader-kader Al-Qur‟an. Mampu membaca dengan baik dan benar sesuai dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah Ilmu Tajwid dan menguasai Ilmu Al-Qur'an sehingga dapat memahami, menghayati dan mengamalkan dalam kehidupan dengan baik termasuk mengajarkan kembali kepada masyarakat.
Dengan keinginan yang tulus dari para kiayi untuk ikut serta memelihara dan menjaga kemurnian Al-Qur'an dan untuk menjawab tantangan zaman yang selalu berkembang dari generasi ke generasi maka didirikanlah MadrasahTahfizul Qur‟an Darussalam Martapura walaupun pada awalnya dengan fasilitas seadanya. Dan juga untuk melengkapi cabang ilmu yang diajarkan di PP. Darussalam Martapura karena setiap kampung diwajibkan ada satu orang yang hafal Al-Qur‟an maka Pondok Pesantren Tahfizul Qur'an ini diharapkan bisa memenuhi kewajiban fardu kifayah di tiap-tiap kampung tersebut.
Pada awal mulai berdirinya pembelajaran Tahfizul Qur'an Martapura bertempat di musholla PP. Darussalam Pasayangan Martapura dengan jumlah santri kurang lebih 70 orang. Tahfizul Qur'an ini diresmikan pada hari Rabu tanggal 20 September 2000 oleh Wakil Bupati Banjar dengan menempati musholla PP. Darussalam Martapura. Melewati tahun pertama jumlah santri bertambah kurang lebih 140 orang.
Melihat kondisi yang demikian timbul keinginan ustadz-ustadz untuk membentuk lembaga pendidikan dengan program khusus Tahfizul Qur'an yang santrinya menguasai ilmu pengetahuan Al-Qur‟an. Untuk itu beberapa ustadz berkumpul dan bermusyawarah, hasilnya pada tanggal 17 Oktober 2001 dibentuklah Madrasah Tahfidzul Qur'an Darussalam secara mandiri dengan menempati lokasi di rumah Jl. Perwira No. 26 RT. 3 RW. 5 Kelurahan Jawa Martapura tepatnya di rumah Hj. Rahmah yang dihibahkan kepada PP. Darussalam.
Kemudian pada tanggal 2 Nopember 2002 Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. H. Said Agil AlMunawwar, M.A. telah menandatangani piagam berdirinya PP. DarussalamTahfizul Qur‟an Martapura ini. Setelah 2 tahun di Jl. Perwira jumlah santri bertambah menjadi kurang lebih 250 orang, karena tempatnya yang sudah tidak memungkinkan maka timbullah keinginan untuk membangun gedung madrasah tersendiri dengan fasilitas yang mencukupi hajat tahfiz dan dengan sarana yang lengkap dan permanen.
Akhirnya pada tanggal 28 April 2003 oleh H. Rudy Arifin Bupati Banjar pada masa itu telah diresmikan pembangunan gedung bertingkat bernilai 2 milyar bantuan pemerintah daerah dan sumbangan dari masyarakat dermawan muslim sehingga terlaksanalah pembangunan gedung Tahfizul Qur‟an yang ada sekarang ini.
Oleh pimpinan PP. Darussalam yang pada saat itu KH. Abdus Syukur ditunjuklah KH.M. Wildan Salman sebagai pengajar sekaligus pengelola seluruh kegiatan PP. Darussalam Tahfizul Qur'an baik dari segi penataan kurikulum, tenaga pengajar atau ustadz termasuk menggali dana untuk pembiayaan operasional dan pembangunan sarana dan prasarana Madrasah Tahfizul Qur'an Darussalam Martapura.
Sarana dan Prasarana
Sebuah Pondok Pesantren atau lembaga pendidikan yang baik tentunya tidak akan terlepas dari sarana dan prasarana yang mencukupi. Karena itulah maka pihak Tahfiz telah membangun sarana prasarana yang cukup memadai berupa bangunan permanen untuk ruang belajar dan perkantoran dan asrama santri yang berlokasi di Kompleks PP. Darussalam Desa Tanjung Rema Martapura.Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan duduk “belapak” di dalam ruang kelas masing-masing.
Sarana madrasah ini selain digunakan untuk kegiatan belajar formal juga digunakan untuk pengajian/majelis ta‟lim, setiap minggu lokasi madrasah penuh sesak oleh para santri yang berbaur dengan masyarakat umum untuk mendengarkan pengajian yang diasuh oleh KH. M. Wildan Salman.
Keadaan Ustadz dan Santri
Ustadz atau guru adalah salah satu hal yang terpenting dalam proses penghafalan Al-Qur‟an, karena ustadz memberikan arahan bagi santrinya dalam menghafal Al-Qur‟an.
Ustadz/guru yang paling utama adalah KH. M. Wildan Salman, beliau adalah Pimpinan dari Madrasah Tahfizul Qur‟anDarussalam Martapura, beliau seorang hafidz yang pernah lama tinggal di Mekkah tepatnya, disana beliau belajar dan juga mengajarkan Al-Qur'an serta berbagai macam ilmu Al-Qur‟an. Beliau bertindak sebagai pembimbing tahfiz dan juga sebagai guru mata pelajaran.
Adapun struktur personalia kepengurusan Madrasah Tahfizh Al-Qur'an Darussalam tahun ajaran 2012/2013 adalah sebagai berikut :
Pembina/Pimpinan : KH. Muhammad Wildan Salman
Ketua Dewan Guru : KH. Muhammad Wildan Salman
Wakil Ketua : Ahmad
Sekretaris : M. Ubaidullah Syamsi
Bendahara : H. Zainal Ilmi
Staf : H. Makki
Dewan Guru : Berjumlah 11 orang
Sumber: http://www.pp-darussalam.com/2016/07/sejarah-berdirinya-madrasah-tahfidz-quran.html?m=1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar